‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎

head1
head2

Rayap

Rayap adalah serangga sosial anggota bangsa Isoptera yang dikenal luas sebagai hama penting kehidupan manusia. Rayap memakan kayu perabotan atau kerangka rumah sehingga menimbulkan banyak kerugian secara ekonomi.

 

Dampak atau Penyebab dan Cara Mengatasi Hama Rayap

Tabungan anda bisa dibuat kosong oleh serangga Rayap di hunian atau property anda. Ini disebabkan prilaku Rayap yang sungguh luar biasa, untuk memperoleh makanannya, Rayap sanggup menembus beton atau dinding melalui retakan sebesar 0.4 mm. Sehingga tak jarang anda bisa menemukan keberadaan Rayap dilantai 15 keatas pada bangunan yang bertingkat. Di Indonesia telah ditemukan tidak kurang dari 200 jenis Rayap. Dari sekian banyak rayap tersebut, ternyata yang paling menimbulkan kerusakan adalah golongan Rayap subteran (rayap tanah).

Rayap adalah serangga pemakan selulosa, lame rusak kayu, kertas, plastik, kulit, pembungkus kabel atau bahan-bahan lainnya untuk mendapatkan selulosa. Rayap adalah hewan yang hidup secara berkoloni dan terdiri dari beberapa kasta, yaitu:

  1. Kasta Prajurit tugasnya menjaga koloni dari gangguan Rayap atau predator lain.
  2. Kasta Pekerja tugasnya mencari dan memberi makanan anggota koloni lainnya, membersihkan sarang, merawat Ratu dan membangun terowongan.
  3. Kasta Reproduktif tugasnya kawin dan bertelur.

Sesuai letak sarangnya Rayap dibedakan menjadi 2

  1. Rayap Tanah (Subteranean Termites)
  2. Rayap Kayu Kering (Drywood Termites). 

 

Kerugian yang ditimbulkan oleh Rayap

  • Merusak tanaman, pada umumnya merusak pada bagian akar tanaman kelapa, coklat, karet, kopi, kelapa sawit bahkan tanaman hias.
  • Merusak bangunan, terutama pada struktur bangunan dari kayu. Persentase serangan rayap cukup membuat kita tercengan dikarenakan kerusakan rata-rata mencapai 70%. Kerugian pada bangunan perumahan mencapai ratusan juta rupiah.
  • Merusak isi bangunan, Rayap biasa merusak furniture, buku-buku dan surat-surat berharga lainnya. Bahkan Rayap bisa menyebabkan konsleting pada jalur listrik yang ditanam dalam tembok hunian rumah anda.

 

Chemical Barrier System

Pengendalian hama Rayap dengan sistem perlindungan pada bangunan secara kimiawi terbagi dalam 2 jenis:

  1. Perlakuan Pra Konstruksi (Pre Construction Termite Control). Pengendalian dan pencegahan serangan rayap yang dilakukan pada bangunan yang belum berdiri atau sedang dibangun, mulai sejak saat selesainya penggalian parit, pondasi sampai saat siapnya lantai bangunan sebelum pemasangan lantai.
  2. Perlakuan Pasca Konstruksi (Post Construction Termite Control). Pengendalian dan pencegahan serangan rayap yang dilakukan pada bangunan yang sudah berdiri dengan metode pengeboran dan penyuntikan (drilling & injecting).

Baiting System

  1. Preventif, tindakan pencegahan guna mengidentifikasikan serangan rayap secara dini.
  2. Eliminasi, pengendalian untuk mengeliminasi koloni rayap yang sudah menyerang bangunan.

Integrated Termite Management

Pengendalian hama Rayap dengan cara memadukan berbagai teknik pengendalian yang ada secara kompetibel untuk mendapatkan hasil yang efektif dan efisien.