‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎

head1
head2
January 8, 2017

RODENT CONTROL

pestcontrol-bali
jasapestcontrol-di-bali
pestcontrol-dibali

Pengertian Rodent Control

Tikus adalah salah satu hama yang sangat merusak, hampir setiap saat di malam hari tikus akan mengerat apa saja seperti, kayu, furniture, sabun, makanan, kabel listrik, alat elektronik dan lain-lain. Selain dari pada itu tikus juga akan menggrogoti bahan bangunan bahkan tidak itu saja, tikus juga dapat mengotori higienitas usaha dan dapat mengganggu suasana dalam pekerjaan. Tikus juga akan membawa penyakit seperti misalnya leptospirosis, pes dan plague serta berbagai macam penyakit lainnya. Salah satu kebiasaan tikus yang merugikan adalah mengasah gigi depannya agar tidak tumbuh menembus rahangnya. Hal ini dapat dilakukan pada kabel-kabel listrik atau komputer, pintu yang terbuat dari kayu, pipa listrik dan lain-lain. Bahkan tikus dapat membuat lubang yang merusak pondasi rumah. Dalam konsidi ideal sepasang tikus dapat berkembang biak menjadi 2.000 ekor per-tahun. Faktor yang sangat mempengaruhi dalam perkembangan tikus adalah makanan. Mencari makanan pada malam hari dengan mengandalkan indera peraba dan penciumannya. Kerugian materi dan bahaya penyakit yang dapat di timbulkannya merupakan hal yang di pertimbangkan untuk mengendalikan keberadaanya.

 

Rodent Control (Pengendalian Tikus)

Suatu pekerjaan pengendalian tikus dengan sistem pengendalian tikus secara terpadu (Integrated Pest Management in Rodent Control), mengevaluasi tingkat perkembangan tikus pada awal dan pada saat pengendalian, sanitation, untuk mengurangi bahkan menghilangkan sumber makanan dan sarang tikus, rodent dan proofing dan population reduction, menggunakan elastic trap dan permanen snap trap.

Pengendalian Hama Tikus Dengan Rodent Control:

  • Melakukan survey dan inspeksi sebagai langkah standar awal pra treatment dalam pengendalian hama.
  • Pemasangan Anti-coagulant baiting system di tempat-tempat yang di identifikasi merupakan jalur perlintasan rawan tikus di area dalam dan area luar.
  • Inspeksi dan quality control secara periodik untuk memastikan pelaksanaan treatment sesuai dengan standar treatment secara aman dan profesional.

Target Pengendalian:

  1. Mengendalikan popularitas tikus dalam waktu yang relatif singkat.
  2. Pengendalian efektif untuk semua jenis tikus, seperti tikus atap (roof rat), tikus got (R. Norvegnicus), tikus wirog/wirok (bandikota indica), tikus nyingnying (mus musculus), tikus celurut/curut (suncus murunus).
  3. Tidak menimbulkan kekebalan, jera perangkap dan mencurigai umpan.
  4. Treatment tidak menimbulkan gangguan pada aktifitas kantor, rumah atau produksi.
  5. Tidak menimbulkan dampak serius akbibat bangkai tikus karena cepat diatasi dan antisipasi.

Metode Pengendalian:

  1. Pemeriksaan jejak kotoran, bekas kerusakan, alur atau jalan dan sarang persembunyian tikus.
  2. Penempatan Traysbait pada seluruh alur tikus, khusus tikus rumah, pengambilan tikus mati dan penambahan cover odor untuk menghilangkan aroma tikus.
  3. Monitoring atau evaluasi hasil treatment.

 

Kontak