‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎ ‎ ‎ ‎‎ ‎

head1
head2
January 8, 2017

TERMITE CONTROL

pestcontrol-bali
jasapestcontrol-di-bali
pestcontrol-dibali

Sistem Pengendalian Rayap (Termite Control)

Termite Control adalah suatu pengendalian hama terhadap rayap-rayap meliputi pembasmian dan pencegahan terhadap serangan rayap, baik itu rayap tanah (Coptotermes Curvignathus, Schedorhinotermes) maupun rayap kayu (Microtermes, Macrotermes, Cryptotermes). Dalam prakteknya atau perlakuan Termite Control dibagi menjadi 2 perlakuan, yaitu perlakuan prakonstruksi dan pascakontruksi.

A. Perlakuan Pra Konstruksi (Pre Contruction Termite Control)

Ini adalah perlakuan pengendalian dan pencegahan terhadap serangan rayap yang dilakukan pada bangunan, mulai sejak saat selesainyap penggalian parit pondasi sampai saat siapnya lantai bangunan sebelum pemasang lantai. Penyemprotan larutan anti rayap yang telah disiapkan pada seluruh bidang galian dengan dosis penggunaan kurang lebihnya 5 liter larutan anti rayap permeter persegi permukaan. Setelah pondasi bangunan dibangun dan tersusun rapi, dilakukan penyemprotan pada tanah urugan (back fill) dengan dosis penggunaan 2,5 liter larutan anti rayap permeter panjang pondasi dan seluruh permukaan tanah untuk pemasangan lantai. Perlakuan juga diberikan pada permukaan lantai sebelum pemasangan lantai kerja (ubin, keramik dan marmer).

B. Perlakuan Pasca Konstruksi (Post Contruction Termite Control)

Ini adalah perlakuan pengendalian dan pencegahan terhadap serangan hama rayap yang dilakukan pada bangunan yang sudah berdiri dengan cara aplikasi pengeboran dan penyuntikan (driling dan injecting). Pembuatan lubang injeksi dengan pengeboran dibagian kiri kanan pondasi (garis dinding) dengan diameter 6-10 mm pada jarak 15cm dari dinding dengan jarak antar lubang 30-40cm sampai kedalaman 20-30cm hingga menembus bagian tanah. Lalu dilakukan penyuntikan (injeksi) larutan anti rayap dengan dosis kurang lebih 1,5 liter perlubang injeksi. Setelah penyuntikan selesai kemudian lubang injeksi ditutup kembali sesuai dengan warna semula. Pada tanaman dilakukan penyuntikan di sekeliling dinding pagar dan penyuntikan pada sekeliling pohon dan permukaan taman dengan jarak 1 meter serta penyemprotan pada seluruh permukaan taman secara merata.

 

Rekomendasi 

Sebaiknya treatment Termite Control di terapkan untuk semua bangunan di satu area, dilakukan secara menyeluruh sehingga rayap tidak mempunyai ruang gerak bebas tanpa residu perlakuan termitisida (chemical anti rayap), artinya jika rayap tidak menyerang bangunan yang di treatment, belum tentu bangunan yang tidak di treatment bebas dari serangan rayap. Untuk itu di dalam area seluruh bangunan, sebaiknya perlakuan Termite Control diperlakukan terhadap semua bangunan (secara bertahap).

 

Kontak